Selamat Jalan Anakku

2 May 2011

Pemakaman alamarhumah Nadia

Pemakaman alamarhumah Nadia

Hari ini saya merasakan kesedihan yang mendalam, betapa tidak seorang teman akrab saya kehilangan putri yang amat dicintainya, putri yang selama ini menjadi hiburan ketika pulang setelah beberapa hari keluar kota, ketika penat menghinggapi badannya setelah seharian bekerja, sungguh kehilangan yang tidak diinginkan.Namun begitulah Allah Dia tidak bisa ditebak apa yang akan takdirkan-Nya bagi kita, putri teman saya yang masih seusia TK telah berulang begitu cepat tanpa harus menunggu dewasa terlebih dahulu.Saya bisa merasakan kesedihan pada teman saya yang begitu mendalam, terlihat matanya sebab menahan kesedihan hatinya demikian pula dengan istrinya. Tetapi saya melihat sebuah cahaya kesabaran dan kerelaan menerima takdir dari Allah, meskipun terasa amat berat untuk menerima perpisahan yang begitu cepat dengan putrinya.

Kesedihan saya semakin mendalam tatkala tahu peristiwa yang melatarbelakangi kematian putri teman saya. Awalnya saat putri teman saya yang biasa dipanggil Nadia bermain dihalaman depan rumahnya yang terletak persis dipintu gerbang perumahan tempat mereka tinggal. Menurut beberapa saksi diTKP ketika itu Nadia sedang beraada dijalan depan rumahnya, tiba-tiba ada sebuah minibus sebuah travel yang akan mengantar penumpang ke perumahan tersebut, entah mengapa sang sopir tidak melihat keberadaan Nadia dijalan yang akan dilaluinya, pada saat bersamaan sepasang suami istri tetangga Nadia berteriak memperingatkan kepada sopir travel untuk memperlambat kendaraannya karena didepannya ada anak kecil yang sedang melintas.Sekali lagi entah karena apa sang sopir tidak mendengar teriakan tersebut. Sang sopir baru tersadar setelah merasa mobil yang dikendarainnya telah menabrak sesutau yang tak lain Nadia.

Sungguh teragis Nadia tergilas dibagian kepalanya persis dibawah roda kendaraan, Nadia segera dilarikan kerumah sakit karena keritis, saat dilarikan kerumah sakit Nadia masih terlihat bernafas namun pagi harinya jam tujuh pagi Allah berkehendak lain : Innalillahi wainnalilahirojiun Allah telah memanggil Nadia yang dikenal sebagai bocah, periang, cerdas dan pemberani itu kepangkuan-Nya. Sungguh berita duka yang siapapun akan terasa berat menerimanya namun Allah telah memanggil Nadia sebagai penyambut tamu disyurga bagi kedua orang tuanya . Kabarnya sang sopir telah diperiksa oleh pihak kepolisian dan menunggu proses selanjutnya

Ada hikmah mendalam yang bisa saya ambil dari peristiwa ini :

Pertama : Mengingatkan kepada saya agar tidak lengah menjaga kedua anak saya meskipun saat ini mereka sudah besar.

Kedua : Kematian akan selalu datang tepat waktu tanpa memandang bagaimana cara, dan kapan waktunya, jika sudah tiba waktunya

Ketiga : Ibu dan Bapak Nadia mengajarkan kepada saya agar bersama menghadapi cobaan seberat apapun sebab dibalik kesulitan pasti ada kemudahan

Ya Allah

janganlah Engkau memberikan Ujian yang kami tidak mampu menghadapinya


TAGS sopir Allah anak kematian TK putri kota Nadia berita duka


-

Author

Follow Me